Tuesday, December 6, 2016

Ekowisata Hutan Mangrove di Kecamatan Paloh

Ekowisata Hutan Mangrove di Paloh - sekarang di Dusun Setingga, Desa Sebubus, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas sudah ada Taman Wisata Hutan Mangrove ini merupakan kabar baik bagi pecinta wisata khususnya bagi kamu yang sedang berada di Kecamatan Paloh, Kalimantan Barat jangan bingung lagi karena terdapat banyak sekali tempat wisata di Paloh, salah satunya hutan mangrove ini.

Menurut informasi yang saya dapatkan bahwa panjang jalan titian yang dibuat oleh kelompok Kalilaek ini kurang lebih 400 meter, dan jembatan dengan panjang kurang lebih 20 meter. Namun proses ini belum selesai sampai di situ karena informasi yang saya dapatkan dari warga sekitar bahwa titian ini akan diperpanjang lagi sehingga akan tembus ke tepian pantai.

Sebelum lebih jauh lagi mungkin ada yag belum tau apa itu mangrove, akan lebih baik saya jelaskan secara singkat terlebih dahulu. Hutan Mangrove atau dikenal dengan hutan bakau pada dasarnya berada di daerah yang memiliki kandungan air payau, karena bakau tumbuh di air payau, air payau biasanya bisa kita temukan di dekat daerah pinggiran laut/tepi pantai.

Dari informasi yang saya dapatkan dari berbagai sumber, kelompok yang membangun atau yang menjadi pelopor pembuatan Taman Hutan Mangrove ini dinamakan dengan kelompok kalilaek, kelompok yang diketuai oleh bapak dermawan itu merupakan terobosan yang sangat baik untuk kita contoh, karena sudah memberikan banyak kontribusi kepada daerah Paloh.
Hutan Mangrove Desa Sebubus, Setingga
Hutan Mangrove Kecamatan Paloh
Hutan Mangrove ini juga memiliki manfaat yang sangat baik untuk menahan abrasi dari air laut, selain itu hutan mangrove juga menampung beberapa habitat yang suka hidup di tempat seperti itu, seperti ikan, kepiting, tengkuyung (dikenal dengan nama kerang nenek), dan kepah.

Dampak positif lainnya juga bisa dirasakan oleh masyarakat di sekitar yang ingin membuat souvenir, atau ingin menjual hasil dari hutan mangrove seperti kepiting, kepah, tengkuyung dan lain-lain lagi.

Ini merupakan terobosan yang sangat baik bagi daerah kecamatan Paloh khususnya Desa Sebubus, Dusun Setingga pengembangan ekowisata hutan mangrove ini diharapkan bisa mengembangkan dan memajukan daerah.

Wisata Edukasi Hutan Mangrove Kecamatan Paloh

Tujuan dalam pembuatan taman sekaligus sebagai salah satu destinasi wisata, kelompok Kalilaek juga memberikan edukasi bagi pelajar maupun orang awam taman mangrove juga dijadikan sebagai media untuk belajar mengenal alam di sekitar hutan.
Seperti tanaman yang diberi nama yang dapat diingat dengan mudah karena menggunakan bahasa istilah dan campuran bahasa panggilan masyarakat Dusun Setingga, kecamatan Paloh yang merupakan salah satu media kita untuk belajar nama-nama pohon yang ada di sekitar.

Nah sebaiknya bagi guru-guru yang ingin memberikan materi yang menyenangkan, dengan cara mendatangi taman mangrove ini merupakan salah satu alternatif yang baik, karena dapat mengajak siswa-siswi untuk belajar disana sekaligus dapat menumbuhkan rasa cinta alam kepada mereka.

Selain Wisata Edukasi hutan mangrove ini juga merupakan salah satu tempat warga sekitar untuk mencari mata pencarian seperti mencari kepiting, tengkuyung (kerang nenek), dan kepah hasil yang mereka dapatkan biasanya di jual dan dikonsumsi.
Hutan Mangrove Kecamatan Paloh
Kepiting Hasil Hutan Mangrove Foto by Bang Sanji
Namun di hutan ini juga ada hal yang menarik dan sangat sulit ditemukan di tempat lain. Apakah itu? Nah disini jika kamu beruntung kamu juga bisa melihat Bekantan dapat kamu temukan di hutan mangrove kecamatan Paloh, bekantan merupakan hewan yang dilindungi jadi jangan coba-coba untuk mengusik habitat mereka ya.

Bagi wisatawan yang berkunjung di hutan mangrove sebaiknya ikut serta menjaga dan melestarikan hutan mangrove serta habitat satwa yang ada disana, agar kita di dapat menikmati keindahan hutan mangrove ini sampai anak cucu kita nantinya.

Rute dan Tips berwisata di Hutan Mangrove Kecamatan Paloh

Rute menuju Hutan Mangrove Kecamatan Paloh - Untuk menuju Ekowisata hutan mangrove jika kamu dapat kamu tempuh dengan melalui kabupaten Sambas setelah itu menuju ke Desa Sekura dengan melewati penyeberangan setelah itu menuju Desa Tanah Hitam dan langsung lurus ke desa Setingga, kamu dapat langsung menuju ke sana. Namun akan lebih baik jika anda dapat menikmati perjalanan dengan singgah di berbagai tempat menarik di sepanjang Kecamatan Paloh, Seperti Pantai Tanah Hitam, Pantai Guntung.

Jika ingin lebih menarik lagi kamu juga bisa mengunjungi pulau Selimpai bahkan kamu juga bisa pergi ke temajuk yang merupakan salah satu tempat favorit masyarakat sekitar untuk liburan. Karena disana juga menyediakan tempat penginapan bagi para wisatawan yang ingin bermalam.

Tips berwisata di Hutan Mangrove – seperti biasanya di setiap artikel yang kami berikan akan selalu ada tips. Untuk berwisata di sana kami sarankan memilih waktu atau cuaca yang bersahabat, dikarenakan kalau hujan akan sulit untuk mencari tempat berteduh, dan juga jangan lupa oleskan anti nyamuk.

Demi menjaga kelestarian dan keindahan hutan mangrove, sebaiknya anda juga tidak membuang sampah sembarangan dan juga jangan merusak tanaman yang ada di sekitar hutan mangrove.

Sekian dari kami tentang Ekowisata Hutan Mangrove di Kecamatan Paloh, semoga informasi yang kami berikan dapat memberikan manfaat dan dapat menjadi media untuk memperkenalkan tempat wisata yang masih terbilang baru ini kepada seluruh masyarakat Indonesia. Jika ada informasi yang salah, kami mohon untuk memberikan komentar agar kami dapat memperbaikinya. Sekian dan terima kasih

0 komentar